Minggu, 09 Oktober 2016

teruntuk kamu...



Selamat malam hay kamu
 baru 24jam lalu kita bertemu
tapi aku sudah rindu.

Sedang apa hay kamu
aku ingin tahu, apakah sedang memikirkan aku?
Layaknya aku yang memikirkan kamu dimalam hariku.

Kamu..
Satu-satunya yang mampu membuatku jatuh cinta berkali-kali
Yang membuatku selalu luluh dengan tatapan matamu
Yang tak akan pernah bisa membuatku marah terlalu lama
Yang selalu menciptakan tawaku
Yang selalu kumaafkan lagi dan lagi.

Haruskah ku beritahu padamu, bahwa aku selalu menyukaimu berulang kali ?
Tapi aku takut kamu menganggapku wanita yang tak pantas kamu perjuangkan
Haruskah ku katakan padamu, bahwa aku tak mampu membenci sosokmu ?
Tapi aku takut perasaanmu tak sama denganku
Lantas apakah aku harus diam dan menunggu?
Tapi hati ini tak bisa menahan, ia ingin kamu tahu.

Tak munafik jujurku katakan
Ingin rasanya setiap saat raga ini disisimu
Selalu bergandeng tangan sepanjang jalan
Kamu adalahnya titik nyamanku

Tak dapat ku bohongi
Aku menginginkan kamu tetap bersamaku
Merasakan apa yang aku rasakan
Mewujudkan indahnya khayalku  

Ku katakan sekali lagi
Kemarin dipertemuan terakhir kita
Aku kembali jatuh cinta untuk kesekian kalinya kepada orang sama
Aku sudah berusaha mencegah
Sayangnya tetap urusan hati tak dapat dikendali
Bius apa yang kamu gunakan kepadaku?
Hingga aku seperti ini
Sihir apa yang kamu ucapkan?
Hingga aku tak bisa tertarik pada yang lain.

Sebagai penutup rinduku malam ini
Teruntuk kamu si pemilik mata yang selalu menghujam tepat dijantungku
Bisakah kita selalu bersama? Karena aku tak mampu lagi menghindar
Kamu telah memiliki hatiku..

Indralaya, 9 Oktober 2016
Tertanda seorang gadis yang selalu tersenyum mengingatmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar