Aku ingin menyerah padamu
Namun harapan itu selalu saja ada
Tak mampuku hilangkan begitu saja
Tak dapat kuhapus dengan mudah
Tak dapatku bohongi apa maunya hati
Aku harus bagaimana?
Ikuti hatiku, atau harus berhenti?
Aku ingin mengungkapkannya
Apa yang terpendam
Mungkin aku akan lega setelahnya
Aku rindu, sungguh aku rindu
Masa dulu waktu kau genggam tanganku
Namun akankah semua terulang?
Nampaknya hanya rasaku yang bertahan
Sedih semua berakhir seperti ini
Karena cerita kita bahkan baru dimulai
Haruskah usai sampai disini
Tanpa mengungkapkan apa yang harusnya dikatakan
Belum lega rasanya karena aku masih memendam
Berikan aku waktu untuk mengatakan
Biarkan aku menjelaskan apa yang aku rasa
Dan izinkan aku memelukmu “mungkin untuk yang terakhir”
Sepertinya aku sudah tak memiliki kesempatan
Untuk kembali menjadi wanita yang kau istimewakan
Itulah yang terucap dari matamu
Dan aku harus membuang jauh-jauh harapan
tapi bagaimana ?
harapan itu terus tumbuh
menginginkanmu bersamaku
Itulah kenyataan yang tak dapat aku pungkiri
Tapi aku tak bisa memaksakan takdir yang terus berjalan
Aku menyukaimu
Karena senyumanmu, karena tatapanmu, karena caramu, dan
karena itu kamu
Dapatkah aku menyatakannya langsung padamu ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar