Senin, 10 Oktober 2016

pergi dan jangan kembali



Dan setelah sekian lama kenapa kau tiba-tiba muncul?
Kau kira semuanya sudah aman?
Hingga tanpa berdosa kau datang dengan wajah polosmu
Berharap aku telah lupakan kejadian lalu

HAHA lucu sekali kau ini
Mana mungkin aku tak mengingat lagi lakumu itu
Kau kira luka yang kau tinggalkan itu hanya seperti tusukan jarum dijemari?
Tidakk, luka yang kau beri lebih dalam dari tubuh yang tertembak peluru
Bahkan lebih perih dari mata yang tersiram air raksa
Lebih mematikan dari racun yang membunuh mirna

Ingatkah kau 1tahun 6bulan yang lalu ?
Seberapa teganya kau tinggalkan aku yang selalu menunggu
Kau lepaskan eratnya genggamanku dijemarimu
Dan perkataanmu yang amat sangat menyakitiku

Kau pikir mudah untuk terlupakan ?
Kau pikir gampang luka itu mengering?
Kau salah, salah besar
Semuanya masih teringat detail di otakku
Semuanya masih terasakan dihatiku

Aku tidak membencimu
Namun hatiku belum berdamai denganmu
Hingga kapan ? aku tak tahu
Lebih baik sekarang jangan pernah temui aku
Itu lah baiknyaaa

Dan ingat luka yang kau goreskan itu masih mengangah
Berhenti sok seakan kau tak bersalah
Pisaunya masih kau genggam
Yang setiap saat dapat melukaiku kembali

Entah besar sekali egomu
Tak sekalipun kata maaf keluar dari mulutmu
Sekeras itukah hatimu
Hingga tak menyadari kau telah menyakitiku teramat dalam 

Maka pergilah dan jangan pernah kembali 
dengan begitu perlahan luka ini akan menutup dan pada akhirnya mengering 
biarlah dia sembuh dengan sendirinya 
bersama waktu yang tak akan mempertemukan kita lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar