Ini adalah
cerita perjalananku
Dikereta
perjalan pulang ke kota rantau
Seperti biasa
sendiri dengan penumpang yang mungkin takku kenal disebelahku
Aku selalu
tak tertarik dengan suasana bising didalam kereta
Karenanya ku
keluarkan dari dalam tas sebuah earphone
Lagi, aku
hanya mendengarkan music diplaylist handphone
Dengan mata
menatap kosong kearah jendela
Ketika aku
hanyut dengan lagu mellow yang terputar
Seseorang menyonggol
pundakku
Aku hendak
marah, dan kemudian urung
Ternyata dia
hanya menyadarkanku karena pemeriksaan tiket penumpang kereta
“Suka warna
merah muda” sapanya
“tahu dari
mana?” tanyaku yang hanya basa basi karena tak enak hati masalah tadi
“warna
earphone, casing handphone dan tadi tak sengaja lihat catatan kecil yang
berwarna merah muda” jawabnya dengan senyum kecil
“ohh”
jawabku singkat
“aku
mengenalmu, kita pernah satu tempat bimbingan belajar, hanya saja berbeda kelas”
ucapnya tiba-tiba.
Akupun kembali
melihatnya, ahh dan aku baru menyadarinya, pantas saja aku merasa tak asing dengan
senyuman kecil tadi “aku ingat, maaf aku tak mengenalmu tadi” jawabku mulai
ramah.
Kemudian
suasana kembali sunyi
Aku tenggelam
lagi dengan music yang berputar ditelingaku
Dan dia
sedang main game dihandphonenya, aku meliriknya sejenak tadi
Sesaat kenangan
terputar dikepalaku
Tentang seseorang
yang duduk disampingku saat ini
Dulu, dia
alasanku semangat untuk datang ke tempat bimbingan belajar
Perasaanku tak
menggebu kepadanya
Aku merasa
cukup hanya dengan melihatnya
Tidak ada
harapan berlebih, mungkin karena aku sadar diri
Dia cukup
tampan hingga menjadi perbincangan perempuan dikelas bimbingan belajarku
“aku banyak
mendengar tentangmu” tegurnya hingga menyadarkanku dari lamunan masalalu
“ohh ya,
dari mana ?” Tanyaku dengan menahan senyum yang ingin sekali
mengembang
“dari teman
sekelasku ditempat bimbingan belajar, mereka sering bercerita tentangmu”
jawabnya
“tak ada gossip
buruk tentangku kan?” candaku yang sebenarnya tak lucu
“tak ada gossip, belum ada lambe turah zaman
itu” entah kenapa aku tertawa kecil dengan jawaban itu, mungkin bagimu tak
lucu.
Kami tak
banyak mengobrol
Karena hari
itu perjalanan malam hari
Akan mengganggu
penumpang lain jika kami sibuk berbagi cerita
Bunyi klakson
kereta api membangunkanku
Kulihat disebelah
tak ada lagi sosoknya
Namun dibangku
itu kutemukan susu strawberry dan sepucuk surat dibawahnya, tertulis dibagian
depan kertas tersebut, untuk perempuan berkuncir merah muda..
“aku sangat
menyukai susu strawberry, dan mungkin ini satu-satunya hal yang aku punya
berwarna merah muda, makanya hanya ini yang bisa aku berikan bersama surat ini.
Kau tidur sangat lelap, jadi aku tak membangunkanmu ketika hendak turun
ketempat yang aku tuju. Perasaanku senang bukan kepalang bertemu denganmu
disini, ingin rasanya aku ungkap perasaan yang aku pendam sejak lama. Aku menyukaimu,
saat di tempat bimbingan belajar. Tapi, aku tidak ada keberanian untuk menyapa,
karena dulu, kau tak pernah tersenyum kepadaku (entah kenapa aku tetap suka). Kau
tau hari ini aku sangat senang, untuk pertama kalinya kau tertawa kepadaku.
Ah aku
sangat pengecut, mengungkapkan hal ini saja hanya melalui secarik kertas. Tetapi
aku cukup bahagia hanya dengan melihatmu hari ini, aku tidak ingin perasaan ini
menguasai diriku. Biarlah semuanya cukup sesuai dengan porsinya, tidak
berlebihan, karena tak baik bukan? Hehe. Karena saat ini bukan saat yang tepat,
usia kitapun belum matang untuk mengikrarkan janji suci, namun aku tak tertarik
untuk memintamu berpacaran denganku, hanya memberikan harapan semu yang tak pasti,
yang mungkin dapat membuatmu terluka, aku tak ingin. Setidaknya kau tau aku
punya perasaan itu terhadapmu, untuk kedepannya aku pasrahkan kepada Tuhan,
jika memang kita berjodoh kita akan dipertemukan dengan cara-Nya, seperti hari
ini”.
Kulipat lagi
surat darinya. Ingin rasa berlari menemuinya, dan berkata “akupun begitu”. Namun,
benar kata dia, biarlah jalan Tuhan yang menentukan, perasaan ini cukup indah
hanya dengan menerima secukupnya.
Maaf... Sy tidak tau apa ini cara kebetulan saja atau gimana. Yg jelas sy berani sumpah kalau ada ke bohongan sy sama sekali. Kebetulan saja buka internet dpt nomer ini +6282354640471 Awalnya memang sy takut hubungi nomer trsebut. Setelah baca-baca artikel nya. ada nama Mbah Suro katanya sih.. bisa bantu orang mengatasi semua masalah nya. baik jalan Pesugihan dana hibah maupun melalui pemasangan nomer togel. Setelah sy telpon melalui whatsApp untuk dengar arahan nya. bukan jg larangan agama. Tergantung dari keyakinan dan kepercayaan saja. Biarlah Orang pada ngomong itu musrik hanya tuhan yg tau. mungkin ini salah satu jalan rejeki sy. Syukur Alhamdulillah melalui bantuan beliau benar2 sudah terbukti sekarang. Amin
BalasHapus