Kamis, 03 November 2016

Surat Singkat Untukmu

Pemberitahuan ... 

          Aku menyerah terhadap perasaanku kepadamu. aku tidak akan memperjuangkan kamu, aku mundur. karena aku sadar bukan aku yang kamu ingin. Bukankah kita berjuang untuk seseorang yang juga memperjuangkan kita?. Jujur aku mau kamu, tapi aku tak mampu menghipnotis kamu untuk mau ke aku. 
          Sepertinya waktu terus berjalan maju, perasaanmu kepadaku sudah lama berlalu, hanya perasaanku yang masih terus tumbuh. Ingin sekali aku memutar kembali waktu, ingin mengulang apa-apa saja yang sudah kita habiskan berdua. Seperti makan berdua, nonton, duduk bersebelahan, berpegang tangan, tertawa bersama, jalan berdampingan, dan hal lainnya yang dilalui kita. Aku mau sekali kembali seperti itu, tapi sepertinya sudah tak mungkin, semuanya sudah berakhir walaupun aku rasa kita belum benar-benar memulai.  
          Mungkin kamu hanya meneteskan sedikit harapan yang sayangnya aku sudah menangkapnya, sehingga aku tidak mungkin lagi membuang dengan mudah perasaan ini. Aku sudah terlanjur jatuh kepadamu, haruskah kamu tau ini?. Tapi biarlah ini jadi urusanku. Biarkan waktu yang menghapus rasaku padamu.
          Terimakasih untuk kenangan yang kamu ciptakan selama ini, izinkan kenangan kita untuk selalu aku ingat, kenangan yang selalu jadi kebanggaanku bahwa aku sudah melalui banyak hal bersamamu. Dan terimakasih juga setidaknya kamu sudah menyembuhkan lukaku karena dia. Terimakasih, kamu boleh kembali ke aku kalau kamu mau cari calon istri hehe :) 


tertanda, gadis yang semalem mimpiin kamu
Inderalaya, 03 November 2016 
Pukul 20:28 Wib 
Salam sayang yang tersayang 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar